Sabtu, 08 Oktober 2011

Semakin Padatnya Kendaraan

Bermacam-macam aktivitas warga Indonesia sangatlah berkaitan dengan kendaraan yang biasa digunakan untuk menempuh jarak menuju tempat mereka mengais rezeki. Hal inilah yang memicu bertambahnya volume kendaraan di jalanan Ibu Kota maupun daerah sekalipun. Menurut data yang saya baca, volume kendaraaan sampai dengan tahun 2011 ini sudah mencaapai sekitar 12 juta unit.

Pengalaman saya pribadi pun terasa seketika saya keluar dari kampus pada pukul 12.30 dan kebetulan itu hari sabtu, terlihat banyak  sekali kendaraan yang menumpuk di depan gerbang masuk kampus pada saat itu. Kendaraan pun hampir tidak bergerak sama sekali, minimnya petugas kepolisian di daerah kemacetan semakin memperparah kondisi sekitar kampus. tapi setidaknya bantuan dari satpam kampus yang sedikit mengatur kendaraan membuat semuanya lebih teratur.

Contoh kecil diatas menunjukan sekali banyaknya jumlah kendaraan yang tidak dibarengi dengan pembangunan jalan yang efektif dengan menambah volume jalan juga. Semoga ini semua mendapat perhatian dari pemerintah bersangkutan agar supaya membenahi hal kecil berdampak besar seperti ini.

Bisakah kalian bayangkan apa yang akan terjadi 5 tahun mendatang kalau tidak di tangani masalah seperti ini? Banyaknya permintaan kendaraan baru tanpa membatasi ruang masuk kendaraan tersebut di produksi. Banyak sekali dampak buruk di balik itu semua, di samping menumpuknya jumlah kendaraan dan memperparah situasi jalanan, beragam penyakit pernafasan pun juga turut serta menyelimuti masyarakat Indonesia pada khususnya.



Semoga kita semua tersadar dan ikut serta dalam acara-acara pemerintah dalam menangani masalah-masalah seperti ini, karna gerak dan kemauan dari masyarakat 'mungkin' dimulai dari langkah kita hari ini.

Jumat, 07 Oktober 2011

PENANGANAN GIZI BURUK


Di zaman yang terlihat sekarang ini seeolah-olah dunia sudah semakin modern apapun terlihat serba higienis dan berkecukupan. Tapi nyatanya masih banyak adik-adik kita di pinggiran ibukota yang masih terjerat penyakit gizi buruk. Kurangnya pengawasan dalam hal gizi dan nutrisi pada anak adalah faktor utama dalam hal ini.

Upaya penanganan anak kurang gizi dan gizi buruk yang melanda KLU sudah disiapkan  dengan merivtalisasi posyandu sebagai alternatif penangan  kurang gizi  dan mengoptimalisasi para dai yang ada disetiap dusun untuk memberikan siraman rohani tentang arti hidup sehat. Demikian dikatakan  Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara Beny di ruang kerjanya kamis 15 sepetember 2011. sumber:  http://suarakomunitas.net/baca/17871/revitalisasi-posyandu--alternatif-penanganan-kurang-gizi.html

 Untuk itu diperlukan cara yang sederhana untuk mengatasi Gizi Buruk ini, salah satunya adalah mengajarkan dan menyebarluaskan  informasi pembuatan MODISCO. MODISCO (Modified Disco) adalah minuman bernilai gizi tinggi, mudah dicerna, kaya kalori dan protein.Modisco terdiri dari bahan-bahan lokal yang mudah diperoleh dan dibuat serta dapat diolah dalam beraneka ragam masakan dan minuman. MODISCO diperuntukan kepada orang-orang dengan keadaan dimana membutuhkan tambahan protein dan kalori karena infeksi menahun, masa penyembuhan dari penyakit berat, kesulitan makan karena adanya kelainan bawaan, sebagai makanan tambahan untuk anak sehat yang kurus, menghadapi ujian, dan pada orang-orang yang melakukan olahraga berat dan tentu saja sebagai minuman pada penderita gizi buruk.Poli gizi di Puskesmas Simpang Empat mengajarkan pembuatan Modisco III yang baik dikonsumsi pasien gizi buruk. Modisco ini terdiri dari bahan-bahan yang mudah dan murah didapat, antara lain :
12 gr / 1 setengah sendok makan full cream milk
100 cc susu segar
7,5 gr gula pasir
5 gr margarine
cara membuat :
susu bubuk dicampur gula dan minyak / margarine cair, kemudian diberi air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai tercampur. Kemudian disaring. Minuman ini bisa langsung diminum. Atau supaya lebih tahan lama dapat di-tim dahulu selama 15 menit, baru diminum (* dalam 100cc Modisco mengandung 130 kalori, 3 gr protein, dan 7,5 gr lemak).
Modisco dapat dihidangkan sebagai minuman sehari-hari, campuran es krim, dicampur dengan bubur kacang hijau atau kolak pisang, sebagai campuran puding agar-agar atau roti, dan sebagainya. Namun, tidak semua orang dapat mengkonsumsi MODISCO, Modisco tidak dapat diberikan pada anak bila gemuk, dan penyakit ginjal, hati (kuning), jantung tanpa atau dengan konsultasi dokter. Untuk bayi, Modisco baru boleh diberikan saat bayi berusia 6 bulan.
Sumber :

Rabu, 01 Juni 2011

PENDAPATAN NASIONAL


Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode,biasanya selama satu tahun.
Konsep pendapatan nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya(Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun. Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh para ahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional. Menurut mereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.

Cara  Perhitungan Pendapatan Nasional.
Rumus menghitung pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut :
g = {(PDBs-PDBk)/PDBk} x 100%
g = tingkat pertumbuhan ekonomi PDBs = PDB riil tahun sekarang PDBk = PDB riil tahun kemarin


Perbandingan per Kapita Indonesia dengan Negara lain
Berdasarkan pengamatan, secara umum pada tahun 1998 pertumbuhan PNB Riil Per Kapita di dunia mengalami penurunan sebagaimana halnya Indonesia kecuali negara-negara tertentu seperti Amerika Serikat, Jerman, Kanada dan Perancis.
Hal ini terjadi, karena di dunia yang arus globalisasinya semakin gencar, kejadian atau masalah yang terjadi di suatu negara atau kawasan tertentu akan berdampak pula pada negara lainnya.
Pertumbuhan PNB riil per kapita di suatu negara atau di suatu kawasan, tidak bisa dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi negara atau kawasan yang bersangkutan.
Selanjutnya tentu Anda bertanya-tanya, untuk apa sih perhitungan pendapatan per kapita ini di pelajari? Coba Anda jawab sendiri lalu bandingkan dengan manfaat pendapatan per kapita di bawah ini.

1. Mengetahui perkembangan tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu negara.
2. Mengetahui perkembangan tingkat kesejahteraan di berbagai negara.
3. Dapat mengelompokkan suatu negara berdasarkan pengelompokkan Bank Dunia.
4. Dapat memperkirakan syarat yang harus dipenuhi oleh suatu negara dalam mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya.
Untuk Anda sendiri, kira-kira manfaat apa yang dapat diperoleh dari mempelajari pendapatan per kapita ini? Saya yakin banyak jawaban yang bisa muncul. Minimal Anda dapat menggunakan cara menghitung pendapatan per kapita untuk anggota keluarga Anda sendiri.
Cobalah Anda ikuti langkah berikut ini!
a. Tanyakan pada orang tua Anda berapa rata-rata penghasilannya tiap bulan, lalu kalikan 12, untuk mencari penghasilan setahun.
b. Hitung jumlah anggota keluarga Anda.
c. Penghasilan setahun (a) dibagi jumlah anggota keluarga (b), hasilnya adalah pendapatan per kapita dari keluarga Anda.
d. Bandingkan pendapatan per kapita keluarga Anda dengan pendapatan perkapita Indonesia.
Berapa hasilnya? Anda tentu telah mengikuti langkah-langkah di atas dan hasilnya telah Anda ketahui. Jika hasilnya lebih tinggi berarti pendapatan per kapita keluarga Anda ada di atas rata-rata pendapatan penduduk Indonesia. Begitupun sebaliknya, bila hasilnya lebih kecil tentu pendapatan perkapita keluarga Anda berada di bawah rata-rata pendapatan nasional!
Menurut Adam Smith, ada tiga tugas pemerintahan suatu negara terhadap masyarakatnya.
1. Melindungi masyarakat dari serangan pihak luar
2. Melindungi masyarakat dari ketidakadilan atau gangguan masyarakat lain.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Khusus menyangkut peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Indonesia khususnya berusaha mencapainya dengan pembangunan di berbagai sektor. Hasil pembangunan diharapkan dapat meningkatkan output berupa barang dan jasa yang berkualitas serta dalam jumlah yang meningkat. Dari sinilah diharapkan akan adanya peningkatan pendapatan nasional yang merupakan cikal bakal peningkatan pendapatan per kapita.
Apakah tingginya pendapatan per kapita suatu negara betul–betul dapat menjamin kemakmuran rakyatnya?
Jawabannya belum tentu. Sebab, bisa saja tingginya pendapatan per kapita itu dihasilkan oleh tingginya pendapatan nasional dari sebagian kecil penduduk suatu negara. Jadi masalahnya terletak pada distribusi pendapatan nasional itu sendiri. Bila sebagian besar masyarakat suatu negara memperoleh pendapatan yang cukup tinggi, maka pendapatan per kapita bisa dijadikan sebagai tolak ukur kemakmuran rakyat suatu negara.

sumber :  - http://id.wikipedia.org/wiki/Pendapatan_nasional
                 - http://tiaraputri.wordpress.com/2010/01/09/pendapatan-nasional-dan-pendapatan-perkapita/

Selasa, 12 April 2011

Mencintai Moderenisasi Tekhnologi

Tidak ada yang salah jika kita menyukai akan kemajuan tekhnologi di zaman sekarang ini. Karena semakin era berganti, semakin banyak pula produksi tekhnologi yg menawarkan berbagai macam gadget dari mulai harga yg berkisaran rendah sampai yang tinggi. justru disaat seperti ini jika kita tidak mengikuti kemajuan tekhnologi, kita termasuk ke dalam golongan orang-orang gaptek (gagap tekhnologi). sekarang ini ada blackberry yg mungkin sering kita jumpai. dimanapun tempatnya banyak sekali orang-orang yang menggunakan gadget ini, karna memang alat komunikasi tekhnologi inilah yang sedang naik daun di zaman ini. selain blackberry ada juga ipad (komputer kapsul) yang memang mungkin belum digunakan banyak oraang.
berikut adalah beberapa contoh gambar berbagai macam gadget yang sedang laris di musim ini:

1. Blackberry.





2. iphone




3. ipad

Peluang Ekspor

Dampak krisis keuangan global telah merambah ke Indonesia. Yang perlu mendapatkan perhatian adalah kemungkinan membanjirnya berbagai produk luar negeri yang diakibatkan tidak terserapnya produk tersebut di pasar-pasar negara-negara maju seperti Eropa, Jepang dan Amerika. Menurunnya pasar ekspor dan membanjirnya produk luar tersebut apabila tidak diantisipasi dengan baik akan berimbas pada terganggunya industri nasional kita. Perlunya berinovasi tidak lepas dari kondisi komoditas ekspor kita yang masih didominasi produk-produk bahan baku atau barang setengah jadi. Padahal, jika produk tersebut diolah, selain bisa meningkatkan nilai tambah, juga akan membangkitkan industri nasional yang mampu menyerap tenaga kerja baru. Inovasi perlu dukungan aktivitas riset dan pengembangan yang sejalan dengan kebutuhan industri. Industri kreatif telah menjadi salah satu industri unggulan yang berpeluang untuk pasar ekspor dan pasar domestik tentunya. Pemerintah melalui Departemen Perdagangan saat ini telah menyusun Road Map Industri Kreatif Nasional. Dengan tersedianya berbagai informasi hasil inovasi yang memiliki potensi pasar luar negeri tersebut, langkah ke depan yang diperlukan adalah mendorong kolaborasi antara lembaga litbang dengan industri dalam pengembangan riset bersama. Kemitraan bisa dalam bentuk pemanfaatan hasil-hasil inovasi oleh industri atau dalam bentuk kontrak riset dengan judul dan topik riset yang berasal dari industri.


Untuk merealisasikan upaya tersebut, dukungan pemerintah masih sangat diperlukan. Pertama pemberian insentif bagi aplikasi hasil inovasi di industri yang masih memerlukan penyesuaian-penyesuaian di lapangan; kemudahan bagi industri untuk akses informasi kompetensi para peneliti, perekayasa dan akses peralatan yang ada di lembaga litbang untuk kegiatan riset bersama. Tidak kalah pentingnya adalah aspek legal berupa perlindungan kekayaan intelektual.

Hukum Permintaan dan Penawaran

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

1. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

2. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan.


a. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

b. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

c. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

d. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya:

1. Selera
2. Pendapatan konsumen
3. Harga barang/jasa pengganti
4. Harga barang/jasa pelengkap
5. Intensitas kebutuhan konsumen

Kamis, 03 Maret 2011

PENGERTIAN ILMU EKONOMI

Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari tentang bagaimana suatu individu/kelompok mempelajari tentang berperilaku sebagai pelaku ekonomi. Dimana kita bisa memanfaatkan suatu sumber daya alam yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang idak ada batasnya. Hal ini juga untuk supaya pelaku ekonomi dapat menciptakan kesuksesan dan kemakmuran.


Lingkup ilmu ekonomi antara lain adalah :


1. Mikro Ekonomi - yang berarti ilmu ekonomi dimana isinya membahas tentang keputusan untuk penggunaan suatu unti ekonomi.
2. Makro Ekonomi - yang berarti ilmu ekonomi dimana isinya membahas secara keseluruhan tentang apa saja yang ada dalam ilmu ekonomi.


Ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapat ini terkadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.
Masyarakat sangatlah butuh untuk mengkonsumsi barang dan jasa, tapi disamping itu semua masyarakat ini pun juga harus memiliki materi yang bisa membuat dirinya memenuhi keinginannya tersebut.


sumber :
1. http://gammaz77.blogspot.com/2010/02/pengertian-ilmu-ekonomi.html
2. http://www.mupeng.com/threads/16222-Definisi-Ilmu-ekonomi